mumpung masih libur saya copy paste
mudah mudahan berguna
dicopy dari
http://traderchantique.blogspot.com/2013/06/nicolas-darvas.html
Tentang Nicolas Darvas :
Nicolas Darvas adalah dancer profesional yg main saham sambil tour menari keliling dunia tahun
1950’an.
Dia menciptakan metode trading, hanya membeli saham2 yang benar2 strongly performing stocks.
Dia mulai dgn modal $36,000 dan menjadi $2,000,000 dalam waktu 2 tahun dengan metodenya
tersebut. Darvas BoxTrading System :
- Memilih saham?
- Kapan Beli?
- Kapan Jual?
- Berapa besar size dana per saham?
- Berapa besar size dana per transaksi persaham?
- Bingung dgn informasi2 dari “Suhu”, “insiders”, “Milis”, “Rumour” …
Buy High Sell Higher (BHSH).
- Dia membeli saham yang benar2 “kuat” (naik2 terus).
- Dalam industri yang punya potensi pertumbuhan yang bagus.
- Dia hanya trading saat benar2 Bulish.
- Semua trading selalu disertai initial stop loss.
- Oleh karenanya seluruh profit juga di proteksi dgn trailing stops.
======================================
======================================
DARVAS BOX ILMU DARI BUDI SURYONO
saya copy dari mailing list Amibroker
http://amibrokerindonesia.blogspot.com/2012/01/re-komunitas-amibroker-entry-exit_1681.html
ILMU
dari salah seorang Legenda Trader Indonesia : Budi Suryono (Busur) tentang Entry dan
Exit Strategy.
DARVAS BOX – EXIT Strategy
Dear Pak Budi,
Tolong tanya apakah Pak Budi tidak keberatan untuk menjelaskan bagaimana exit strategy Bapak?
Apakah Pak Budi berpatokan bahwa kalau suatu saham sudah turun dari highest-nya
sebanyak x%, maka Pak Budi akan melikuidasi posisi Anda? Atau menggunakan lowest dari
pergerakan harga dalam beberapa hari setelah breakout sebagai batas untuk cut loss?
Terima kasih banyak ya Pak.
Best regards,
Thomas
Dear pak Thomas,
maaf sebelumnya,karena kesibukan,saya baru bisa membalas sekarang. yang bisa saya jelaskan
mengenai exit sebagai berikut :
Exit prakteknya adalah 3 X lebih sulit dari entry,lebih rumit,banyak artnya,agak subyektif, perlu
banyak2 latihan untuk supaya bisa cepat dan reflek menjalankannya tanpa nyesal apapun hasilnya.
saya saham yang turun lebih dari5% lebih lama baliknya.exit dulu lebih mudah,perkara balik beli
lagi gampang di higher price dan probability sukses pembelian kedua-ke tiga untuk saham yang
sama biasanya lebih baik.
2. kalau sudah running profit di bawah 5 % just let it be, taking profit plan dibawah 5 %
2. kalau sudah running profit di bawah 5 % just let it be, taking profit plan dibawah 5 %
dengan risk 5-7% nggak make sense kecuali situasi khusus (seperti general market is very bad)
3. kalau lolos 5% profit ,mulai mikir bagaimana exitnya,ide nya adalah bukan sell at TOP,
3. kalau lolos 5% profit ,mulai mikir bagaimana exitnya,ide nya adalah bukan sell at TOP,
tapi catch easy and big part of the up swing yang bisa dilakukan sbb :
a. setelah lewat 5 % profit saham akan rally ,make new high every day,hold,sit tight,
a. setelah lewat 5 % profit saham akan rally ,make new high every day,hold,sit tight,
watch volatility
(Volatility yang saya maksud adalah [Highest of the day - lowest of the day]/lowest of the day ),
kalau volatility one day > 10 % siap2 exit:
- kalau closing of the day kira2 deket high,bisa dijual besoknya (ada dua pilihan,kalau masih hijau
(Volatility yang saya maksud adalah [Highest of the day - lowest of the day]/lowest of the day ),
kalau volatility one day > 10 % siap2 exit:
- kalau closing of the day kira2 deket high,bisa dijual besoknya (ada dua pilihan,kalau masih hijau
hold dulu,jual di siang atau menjelang penutupan, kalau merah jual langsung di paginya)
- kalau closing of the day kira2 setengah antara high- low of the day ,jual hari itu menjelang market
closing
b. Atau kalau selama rally nggak ada one day volatility >10%, sell at new low
- kalau closing of the day kira2 setengah antara high- low of the day ,jual hari itu menjelang market
closing
b. Atau kalau selama rally nggak ada one day volatility >10%, sell at new low
(saya selalu buy on new high kenapa nggak sell di new low?)
sebagai trailing stop,tracking every day low sebagai trailing
stop, kalau keesokan ketemu new low,jual di harga itu
Bagaimana kalau setelah kita jual,harga naik lagi? mungkin & sangat mungkin,nggak ada
stop, kalau keesokan ketemu new low,jual di harga itu
Bagaimana kalau setelah kita jual,harga naik lagi? mungkin & sangat mungkin,nggak ada
sistem yang perfect,tapi berdasar pengamatan saya risk reward sudah nggak seimbang dan
dengan exit kondisi a atau b tsb sudah cukup optimum untuk menangkap short term swing.
Untuk contoh mudahnya kita ambil case BLTA ,mohon dibuka chartnya pak,(kalau nggak salah
Untuk contoh mudahnya kita ambil case BLTA ,mohon dibuka chartnya pak,(kalau nggak salah
pak Thomas ikutan di BLTA ya?), di 22Nov'05 cross all time high di 1030 / (802 an stlh stock split )
(objectif) setelah form cup(agust-oct) & handlle (oct-nov) (intepretatif/subyektif),
Ingat kita orang bodoh, yang selalu buy di highest price (berbeda dengan sebagian besar
Ingat kita orang bodoh, yang selalu buy di highest price (berbeda dengan sebagian besar
player adalah orang pintar dengan strategy Buy Low Sell High) ,buy di highest di level
tersebut dan beberapa hari kemudian turun,cut loss 5% di level 970 / (760 an) dijual
ke orang orang pintar yang bid di level tsb.
Again.. BLTA made all time high di 1040 di 27 Des'05,sekali lagi ingat kita orang bodoh ,
always beli di highest dari orang pintar yang saat itu jualan di 1040 dan closing 1060
hari itu.Besoknya turun lagi,cut loss untuk dijual ke orang pintar? jangan dulu selama
triger 5% cut loss belum kena sit tight.
BLTA dalam beberapa hari sideways sampai tanggal 9 jan'06 membentuk all time high 1070
,sekali lagi ingat kita orang bodoh ,ada kesempatan kelihatan tambah bodoh ,yaitu nambah
beli di highest dari orang pintar di 1070 ,besoknya BLTA explode , rally melewati 5% profit ,
tapi rule point a. yaitu volatilitas >10% kena, warning!!, besok saat nya exit (price 1160-1220).
atau jika anda kelewat di kesempatanpun inipun masih ada rule b. new low terjadi di tanggal
16 jan06, dengan trailing stop previous low 1180 . sell ke orang pintar langsung di bid 1170.
still not bad exit strategy.
Kita lupakan BLTA?... tidak selama UPTREND ,BLTA tetap prospek,ada kesempatan untuk
menujukkan kebodohan kita.tunggu di new high price...
Again...BLTA make new high di 6 Feb,beli di stupid price 1250,besoknya
BLTA Rally,everyday make new high,tanggal 9feb'06 melewati 5% profit, tinggal menentukan
kena rule a. atau b.,
besoknya rally kencang VOLATILITY tinggi>10%,kena rule a. closing dekat high,berarti
sell besoknya (price 1500-1570)
,kalaupun ini lewat masih bisa pakai rule b. yang terjadi di Valentine day ,14 feb,dengan
previous low sebagai trailing stop 1500,
sell langsung di bid ke orang pintar 1490,still not bad exit strategy.
Kita lupakan lagi BLTA? belum ,saya orang bodoh ini akan nunggu di highest pricenya yang
saya nggak tahu kapan waktunya,mungkin 3bulan lagi,tiga tahun lagi..
atau mungkin nggak akan pernah beli karena BLTA tidak mampu membuat highestnya
,karena BLTA sudah bangkrut.
Untuk back testing, belajar dari real trade yang sudah2, cheek lagi sistem exit berkali2 ini
untuk winning stock yang diantaranya pernah saya rekomend
yaitu PGAS,ANTM,KLBF,AALI,APOL dll,atau saham yang mungkin yang pak Thomas
pernah Explore
So....saya hanya memberi ide, PRnya tetap di pak Thomas yang saya yakin pasti melakukan
modifikasi,contoh...bagaimana exitnya pakai short term MA? atau strategy exit setelah kena 90%
dari previous highestnya? kalau merasa cocok dengan itu nggak ada salahnya dipakai..
Saya sama sekali nggak keberatan exit strategy di ungkap ke publik secara luas,karena
the biggest secret in trading adalah justru nggak ada secretnya.
Mayority player terlampau pintar untuk percaya dengan apa yang saya katakan,mereka
akan tetap akan terus melakukan hal yang sama.Behavior Market financial dari
jaman rikiplik,jaman kuda gigit besi begitu-begitu aja. Wall Street never changes,
the pockets change,the suckers change, the stocks change, but Wall Street never
changes,because human nature never changes.
Selesaikah dengan entry exit kita kuasai? nggak sama sekali nggak...itu hanya menyelesaikan
40% persoalan,persoalan terbesar ada di Money Management dan psikology ,
dimana jebakannya jauh lebih banyak,yang dengan jujur saya juga masih belajar di area ini,
karena orang dengan strategy entry exit persis sama, tapi salah satu menggunakan money
management yang baik dan satu nggak,beda hasilnya adalah antara Bumi dan Langit.ini
PR saya sendiri yang belum selesai..
untuk trading tip,(maaf kalau boleh saya tebak,pak Thomas waktu jual selalu kecepetan,
baru untung sedikit kabur),kalau nggak tahan profit taking,ya sudah profit taking,tapi
sisakan 1lot atau 2lot untuk disiplin mengikuti exit rule diatas.Jaman sekarang sudah ada
trading via internet,nggak perlu kontak via phone dengan broker,
jadi nggak usah gengsi main saham hanya 1-2 lot.yang penting LATIHAN DAN MEMBIASAKAN,
bukan masalah P&L yang dibuat dan gunakan KACA MATA KUDA, dalam arti menganut
prinsip HEAR NO EVIL,SEE NO EVIL,SPEAK NO EVIL...jangan perhatikan news,jangan baca
millis,jangan dengar analys market dari broker,koran,millis dan termasuk dari saya dan jangan
bicara posisi anda pada siapapun (Ini yang saya langgar sendiri,tapi saya punya reason tertentu
untuk ini),Sekali lagi ingat kita orang bodo,yang judmentnya gampang terpengaruh dari luar.
HANYA KONSENTRASI PADA CHART DAN VOLUME PLUS WATCH THE TAPE/QUOTE DI SCREEN
Don't anticipate but always respons,when price goes to your triger level,honor it!!,act quickly without
hesitate & thinking. Saya jadi teringat orang yang berumur panjang di Sicilia,pada jaman
Mafia merajalela dimana balas dendam & bunuh membunuh sudah turun menurun, ternyata siapa?..
Orang Buta,Tuli dan bisu sekaligus !
Maaf sebelumnya pak Thomas,karena selain pak Thomas, banyak yang nanya masalah ini,
penjelasan akan saya CC ke MILLIS,mungkin berguna buat yang lain. Kebanyakan nulis
lama2 saya bisa beralih profesi. Sekali lagi saya nggak khawatir strategi saya dibaca jelas
dan ditiru oleh market player lain,karena sebagian besar pelaku pasar (mungkin lebih 90%)
adalah orang pintar yang gak bakalan mau beli di highest dan dari kecil di format/di brain wash
untuk selalu bargain /menawar / beli di harga murah , punya kecerdasan & ego, always try to hide
their mistake and always try to postpone/menunda punishment. Sampai kiamat situasi ini juga nggak
akan berubah karena human nature never changes.
Selalu ada kemungkinan mungkin di market ada yang 100% melakukan strategi yang berlawanan ,
selalu coba buy di bottom dan sell short di highest price dan bisa berhasil, karena ybs orang pintar
tahu persis apa yang dicari (setelah minum jamu tolak angin dulu tentunya).
Market demikian luas untuk menampung segala macam style...
Saya hanya orang bodo yang jumlahnya kurang dari 10% dari player,berusaha survive,menerapkan
"Reverse Logic" kata si Mbah,counterintuitive strategy dan have Courage to be minority,
selalu mencoba keluar dari kerumunan massa.
Always buy on high, buy on strength , sell on weakness (BOS & SOW , bukan sebaliknya BOW&SOS).
.never try to sell at the top..always cut loss short and run..hold running profit..
never average down but always average up...never try to bargain,always hit offer when to buy and hit
bid when to sell,'cause i'm a broker dreamer.
Mudah2an clear dengan jawaban saya dan membantu pak Thomas dalam selling decision.















No comments:
Post a Comment