Social Icons

Price List Komputer

Showing posts with label LINUX. Show all posts
Showing posts with label LINUX. Show all posts

Sunday, May 31, 2026

Smartctl (linux) berfungsi untuk melakukan tes terhadap HDD/SSD



Mengapa Server Anda Butuh smartctl? Panduan Lengkap Deteksi Dini Kerusakan Storage (HDD & SSD)

Dalam pengelolaan server atau komputer workstation, komponen yang paling sering mengalami kegagalan mekanis atau keausan adalah media penyimpanan (storage). Kehilangan data akibat drive yang mati mendadak adalah mimpi buruk setiap administrator sistem.


Untuk mencegah hal tersebut, Linux menyediakan sebuah tool berbasis teks yang sangat kuat bernama smartctl. Artikel ini akan membahas apa itu smartctl, fungsinya, kompatibilitasnya dengan SSD, serta cara menggunakannya untuk mendeteksi kesehatan drive Anda sebelum terlambat.


Apa itu smartctl dan Apa Fungsinya?

smartctl adalah perintah berbasis CLI (Command Line Interface) yang digunakan untuk mengontrol dan memonitor sistem S.M.A.R.T. (Self-Monitoring, Analysis, and Reporting Technology) yang tertanam pada hampir semua Hard Disk (HDD) dan Solid State Drive (SSD) modern.


Fungsi utama dari smartctl antara lain:


Membaca Telemetri Internal: Melihat statistik operasional drive seperti suhu, jumlah jam menyala (Power-On Hours), hingga siklus mati-nyala (Power Cycle).


Deteksi Dini Kerusakan: Menampilkan indikator kegagalan seperti adanya sektor yang rusak (Bad Sectors / Reallocated Sectors).


Menjalankan Uji Mandiri (Self-Test): Memerintahkan drive untuk melakukan pengujian sirkuit dan permukaan piringan/flash secara mandiri guna memastikan tidak ada korupsi data.


Apakah smartctl Hanya untuk HDD atau Bisa untuk SSD?

Sebuah kesalahpahaman umum adalah menganggap smartctl hanya berlaku untuk Hard Disk mekanis (HDD) tua.

Faktanya: smartctl sepenuhnya mendukung SSD, baik yang menggunakan antarmuka SATA maupun NVMe (M.2 / U.2).

Namun, ada perbedaan cara kedua jenis drive ini melaporkan kesehatannya:

Pada HDD: smartctl akan menampilkan atribut mekanis seperti Load_Cycle_Count (gerakan lengan mekanis) dan Spin_Up_Time.

Pada SSD: Karena tidak memiliki komponen bergerak, smartctl akan menampilkan atribut berbasis ketahanan flash (NAND), seperti Percentage Used (tingkat keausan umurnya), Data Units Written (total data yang pernah ditulis/TBW), dan Media and Data Integrity Errors.

Cara Melakukan Pengecekan dengan smartctl

Sebelum menjalankan perintah, Anda harus masuk sebagai pengguna root atau menggunakan akses sudo.

1. Identifikasi Nama Drive Anda

Langkah pertama adalah mengetahui nama drive yang terpasang di sistem (misalnya /dev/sda, /dev/sdb, atau /dev/nvme0n1). Anda bisa mengeceknya dengan perintah:

lsblk

2. Memeriksa Informasi Singkat Kesehatan Drive

Untuk melihat apakah drive Anda secara umum lolos uji kesehatan dasar dari pabrikan, gunakan perintah:

smartctl -H /dev/sdb

Jika hasilnya PASSED, drive Anda masih beroperasi dalam batas normal. Jika FAILED, segera amankan data Anda.


3. Menampilkan Seluruh Atribut SMART (Rekomendasi)

Untuk melihat statistik detail dan angka mentah (raw value) dari kondisi internal drive, gunakan opsi -A (atau -a untuk informasi menyeluruh):

smartctl -A /dev/sdb

Atribut Penting yang Wajib Diperhatikan:

Reallocated_Sector_Count (ID 5): Jika angka mentahnya di atas 0, berarti ada sektor yang rusak dan dialihkan. Ini tanda awal HDD mulai sekarat.

Power_On_Hours (ID 9): Menunjukkan berapa lama drive sudah menyala.

Current_Pending_Sector (ID 197): Sektor tidak stabil yang menunggu untuk dipetakan ulang. Biasanya menyebabkan sistem freezing atau stuck saat membaca data.

Percentage Used (Khusus NVMe SSD): Menunjukkan berapa persen sisa umur sel flash SSD Anda. Jika sudah mendekati 100%, SSD harus segera diganti.

4. Menjalankan Self-Test Secara Mandiri

Jika Anda mencurigai adanya kerusakan tersembunyi, Anda bisa memerintahkan drive untuk memeriksa dirinya sendiri di latar belakang.

Uji Pendek (Short Test - memakan waktu ~2 menit):

smartctl -t short /dev/sdb

Uji Panjang/Menyeluruh (Long Test - memakan waktu hitungan jam):

smartctl -t long /dev/sdb

Untuk melihat hasil dari pengujian tersebut, jalankan perintah:


smartctl -l selftest /dev/sdb

smartctl -a /dev/sdb | grep -A 4 "Self-test execution"

Kesimpulan

smartctl adalah garis pertahanan pertama Anda dalam menjaga integritas data di server. Melakukan pengecekan rutin menggunakan tool ini memungkinkan Anda untuk melakukan migrasi data atau penggantian komponen sebelum hardware benar-benar mati total dan menyebabkan downtime yang merugikan bisnis.

Selalu jadwalkan pengecekan otomatis (menggunakan smartd) agar kesehatan penyimpanan server Anda selalu terpantau setiap saat.



Friday, May 8, 2026

FEDORA 44 GNOME - WAYLAND

 


Selalu mulai lagi dari Nol lagi. Belajar Linux Lagi. Kali ini saya mencoba memperlajari Linux FEDORA  "Fedora-Workstation-Live-44-1.7.x86_64.iso" kenapa pilih Fedora ini mah kata AI kalau saya mau belajar coding Pythoon akan lebih baik belajar pakai linux Fedora karena dia Update Driver dan semua systemnya akan ambil yang terbaru. kenapa tidak pakai Debian dan turunannya kaya linux mint dan ubuntu. ini mah kata AI lagi ni karena uda tahun 2026 belajar dengan Ai lebih mudah. untuk Debian dan turunannya memang stabil cuma dia pakai driver dan system2 yang lama karena mereka maunya stabil. jadi bukan masalah Linuxnya. kenapa harus Fedora tp siapa gurunya. kenapa kaga Arch Linux. karena ARCH linux ini buat yang sudah pro di linux dia bisa crash kapan saja. karena kita membuat Linux dari nol kalau pakai Arch linux. kenapa kaga turunannya sekali lagi namanya juga belajar. jadi tanya gurunya dulu mau belajar bagaimana. Ok kita coba langsung saja dual boot dengan windows install di Notebook.
Step 1 buat partisi. Efi bawaan windows biasanya kecil hanya 100mb atau dipisah2 . kita hrs buat efi windowsnya besar. caranya pakai windows live cd. kalau sudah masuk pakai mini partition tool lalu kite lebarkan efi dengan cara merisize ukuran drive c kamu sedikit aja biar jadi 512gb atau lebih file efi windowsnya abis itu tes dulu masih bisa running atau tidak. kalau masih running berarti aman. kalau tidak bisa running maka di windows live masuk ke cmd lalu ketik
Diskpart ==> list vol <= untuk mengecek volume partisi yg ada. cari yg fat32. kemudian ==>select vol yg ada fat32nya. =>format fs=fat32 quick => cek lagi list vol dan cek windows ada di drive apa kalau c maka kita akan copy bcdbootnya ke yg partisi fat32 tadi. caraanya =>bcdboot c:\windows /s f: /f all <= dengan F: adalah partisi yg isisnya efi dengan fs=fat32 kalau bukan driver f ganti yg sesuai dengan drive yg dibaca ya bro.
2. Resize Partisi Kosong dari Drive C atau D kasih sekitar 60Gb
skrg tes run lagi windowsnya kalau sudah masuk berarti sudah aman sekarang kita tinggal pilih masuk ke bootable Fedora.iso yg live cd tadi. setelah masuk maka kita akan melakukan instalasi dengan menggunakan intruksi seperti dibawah ini
1. Install Fedora Linux. tunggu sampai ada perintah selanjutnya
2. Pilih Bahasa dan Keyboard saya suka pakai bahasa inggri jadi English United State dan key US
3. Destination Pilih yg Share disk with other Operating System jadi ini Dual Boot sama Windows nanti dia. jangan lupa conteng Reclaim Additional Space. dia akan mereclaim partisi kosong yg kita sudah siapkan buat dia
4. Storage Configuration Kalau mau di Encrypted my data. saya si tidak mau tar pusing kalo rusak os ambil datanya gimana. canggih si tp jangn sampai kecangihan ini bikin pusing sendiri nanti dimasa depan.
5. Review & Install Cek lagi apakah partisi yg akan dia format buat dijadikan linux sudah benar apakah partisi windows kamu dan data kamu masih terbaca kalau ia boleh klik Install kalau ke delete pilih back atau quite. karena kalau hilang maka semua didelet sama dia mulai dari windows dan datanya.

Setelah tekan Install ya uda duduk aja diam sampai dia selesai proses installnya.

>>>................. Storage Configuration....Software Installation....System Configuration...Finalization.. Done... Reboot Cabut FD yg isinya Linux Live. masuk ke bios arahkan UFIE BOOTnya KE FEDORA LINUX nanti ada 5 piliha FEDORA dan ada WINDOWS baru exit. tes aja masuk fedora dulu baru tes masuk ke windowsnya
Kalau sudah selesai maka Done Install Fedora Sudah Selesai lalu selanjutnya apa.

>>> Sudo dnf Update && Upgrade 
sudo dnf upgrade --refresh
seperti biasa update dulu ke versi terbaru konek inet ya. karena linux install semua dari internet langsung

>>> sudo dnf install htop btop thonny neofetch
aplikasi buat cek mem cek cpu ada htop dan btop. untuk belajar python ada thonny 

sekarang kita akan membereskan biar tampilannya kaya macbook atau Pop Os Linux.
1. install tweaks
>>>sudo dnf install gnome-tweaks extension-manager